Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

Jokowi Nonton K-Pop Bareng Anak ABG

Jokowi Nonton K-Pop Bareng Anak ABG
Berkemeja Putih, Jokowi Nonton K-Pop Bareng Anak ABG
Salmah Muslimah - detikNews

Jakarta - Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dipadati ribuan ABG penggemar musik K-Pop. Mereka datang untuk melihat penampilan para artis boy band dari korea yang akan mengisi acara konser Music Bank.

Ribuan ABG itu berteriak sembari memanggil nama idola mereka. Suasana konser semakin meriah saat Gubernur DKI Joko Widodo hadir di tengah-tengah acara.

Berkemaja putih Jokowi tiba di GBK pukul 19.00 WIB. Jokowi datang bersama dengan putri tercintanya Kahiyang Ayu dan langsung menuju kursi VIP.

Jokowi mengaku, datang ke konser K-Pop untuk memenuhi undangan dari Kedutaaan Besar Korea. Sebelumnya Jokowi mengaku akan belajar menajemen musisi K-Pop tersebut yang telah sukses go international itu.

"Pertama mau nonton, yang kedua kita mau lihat persiapan konser Korea itu seperti apa. Saya paling seneng itu negara yang bisa go international tapi dimulai dari dasar. Ini K-Pop bisa itu seperti itu, mendunia itu disiapkan 30 tahun yang lalu," katanya Jokowi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (9/3/2013).

LSI: Survei Capres Pemilu 2014

LSI: Survei Capres Pemilu 2014

Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei capres potensial untuk Pemilu 2014.

LSI merilis survei terkait tokoh potensial dan memiliki kualitas personal sebagai capres 2014 pada Rabu (28/11) kemarin. Jumlah responden yang disurvei sebanyak 223 opinion leader, 178 orang dipublikasikan namanya sebagai responden atau penilai. Setiap tokoh yang disurvei dinilai dengan sejumlah ukuran kualitas personal. Penilaian tiap item dengan skor antara 1-100.

5 Indikator kualitas personal yang dipertanyakan adalah penilaian bahwa tokoh bisa dipercaya; satu dalam kata dan perbuatan; tidak pernah melakukan atau diopinikan pernah melakukan KKN; tidak pernah melakukan atau diopinikan melakukan tindakan kriminal; diyakini mampu memimpin negara dan pemerintahan; dan dapat dipercaya mampu berdiri di atas semua kelompok atau golongan yang berbeda.

Berdasarkan kualitas personal tokoh-tokoh dengan nilai 60 atau lebih (lulus) menurut opinion leader adalah:

1. Mahfud MD 79
2. Jusuf Kalla 77
3. Dahlan Iskan 76
4. Sri Mulyani 72
5. Hidayat Nurwahid 71
6. Agus Martowardojo 68
7. Megawati Soekarnoputri 68
8. Djoko Suyanto 67
9. Gita Wirjawan 66
10. Chairul Tanjung 66
11. Endriartono Sutarto 66
12. Hatta Rajasa 66
13. Surya Paloh 64
14. Pramono Edhie Wibowo 64
15. Sukarwo 63
16. Prabowo Subianto 61
17. Puan Maharani 61
18. Ani Yudhoyono 60

Sumber : http://news.detik.com/read/2012/11/29/104929/2104739/10/masuk-5-besar-capres-2014-versi-lsi-ini-tanggapan-hidayat-nur-wahid?9911012

Ahok.org : Blog Wakil Gubernur DKI Jakarta

Ahok.org : Blog Wakil Gubernur DKI Jakarta
Ahok.org : Blog Wakil Gubernur DKI Jakarta

BUNDAKATA - Keren! Ternyata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Mantan Bupati Belitung Timur, Basuki T Purnama (Ahok) menuliskan semua hal tentang dirinya dalam blog pribadinya yang beralamat di www.ahok.org.  Blog ini berisi juga besaran gaji yang diterimanya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.


Selain itu, jika kita buka, ada beberapa informasi penting tentang kehidupan dan kepribadian Ahok dalam blog itu, seperti keluarga, etnis dirinya, perjalanan karir, sampai ke hobi menyanyikan lagu dangdut. Ahok juga menampilkan informasi aktifitas Gubernur DKI Joko Widodo, perkembangan kinerja pemprov DKI, dan juga terkait aktifitasnya sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.
"Saya ingin masyarakat tahu berapa penghasilan Wagub, sehingga mereka bisa membayangkan berapa penghasilan pejabat di DPR," ujar Ahok usai mengikuti rakyat dengan Dirut MRT di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2012).
Menurut Ahok, apapun yang dilakukannya dan diterima sebagai Wagub DKI Jakarta perlu dipublikasikan. Masyarakat perlu tahu karena dia dipilih dan bekerja untuk warga DKI Jakarta.

Wuiihhh ... Mantap! Super sekali!
Memang beginilah contoh seorang pemimpin yang benar yaitu mau terbuka dan tidak main rahasia sehingga warga pemilihnya akan semakin sayang dan peduli pada kinerjanya.

Bagaimana menurut anda?

Pidato Jokowi: Singkat, Padat, Langsung Inti Masalah

Pidato Jokowi: Singkat, Padat, Langsung Inti Masalah
BUNDAKATA - Joko Widodo (Jokowi) resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta dan langsung menggebrak dengan turun ke lapangan untuk memantau warganya sekaligus sidak ke beberapa tempat pelayanan umum. Jokowi lebih senang melihat langsung kondisi di lapangan, tidak hanya mengandalkan laporan anak buah. Ini adalah tradisi baru yang berbeda dari sistem birokrasi pemerintahan.

Saat membaca pidato Jokowi di situs detikcom, saya merasa perlu untuk membagikan agar bisa menjadi catatan penting dan sokor-sokor bisa ditiru oleh pejabat yang lain. Pejabat dan aparat pemerintah memang seharusnya bisa merakyat, tidak hanya duduk di atas menara gading dan membangun dinding tebal sehingga terpisah jauh dari rakyatnya. Pidato Gubernur DKI Jakarta Jokowi di depan para wali kota, bupati, 44 camat dan 267 lurah se-Jakarta ini singkat, padat, jelas dan langsung menuju ke inti masalahnya. Tidak bertele-tele seperti kebiasaan pejabat lain yang suka berpidato membosankan karena hanya pencitraan dan cuma teori tanpa praktek lapangan. Jokowi memberi wejangan di Balai Agung Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/10/2012) tentang perlunya perubahan birokrasi sebagai abdi pelayan masyarakat.

Copas dari detikcom, Berikut pidato tanpa teks Jokowi tersebut:
Saya minta tersenyum semuanya. Jangan tegang. Saya lihat tegang semuanya. Saya tidak akan marah hari ini. Camat dan Lurah adalah partner saya. Rekan kerja saya yang berada di front paling depan yang berhubungan dengan masyarakat. Sehingga saya minta semuanya nanti mempunyai visi, budaya kerja, dan budaya pelayanan yang sama.
Saya tidak ingin bicara banyak. Yang kemarin (sidak-red) saya nggak ada urus. Sudahlah. Tapi ke depan, saya pengin semuanya punya visi yang sama. Jadi jangan takut yang kemarin saya kunjungi jadi nggak nyenyak tidur. Tidurlah yang nyenyak, nggak ada. (Hadirin tertawa kecil-red).
Saya lihat di kelurahan dan kecamatan (Jokowi memperlihatkan foto-foto hasil kunjungannya dengan Infocus-red) banyak ruangan yang tertutup. Pakai sistem loket sudah 200 tahun ketinggalan. Coba lihat tempat pelayanan di bank. Nggak ada yang pakai loket, semuanya open, terbuka. Jadi kalau memang jam 07.30 sudah buka, mestinya harus sudah siap melayani.
Kemudian ada tempat pelayanan yang campur-campur. Mulailah dibersihkan sehingga menjadi tempat yang nyaman. Kalau ada anggaran tahun sekarang, kita bangun sekarang. Tapi kalau belum, mulailah didesain supaya nanti menjadi tempat yang nyaman.
Saya kemarin nyoba mau buat KTP, saya nunggunya di mana? Hanya ada satu kursi, dua kursi. Kalau ada yang lain, antrenya di mana, apa harus duduk di lantai? Kita ini melayani masyarakat. Mereka itu ibaratnya konsumen. Harus dilayani seperti raja.
Ke depan, tata ruang di kelurahan, kecamatan, walikota, semua wilayah, bupati, semuanya tempat pelayanan itu kayak bank, terbuka. Tempat duduknya yang dilayani justru harus enak. Tolong Pak Lurah, Bu Lurah, Pak Camat dan Bu Camat, beritahu mereka, kalau masyarakat datang, beri ucapan selamat pagi. Kalau siang, selamat siang. Ini melayani.
Jangan yang ada di front depan, sudah tehnya nggak enak, nggak ngucapin salam, merengut. Makanya pasang yang cantik di depan. Ini tempat pelayanan, budaya itu harus diubah. Saya yakin SDM di DKI ini luar biasa bagus. Luar biasa bagus.
Kita punya recource SDM yang baik. Kita cuma ingin mengubah dari pola lama ke pola yang baru. Dan saya yakin semuanya sanggup untuk itu. Gimana sanggup nggak? (hadirin menjawab sangguup!-red). Saya tunggu tanggal mainnya.
Untuk tempat ngantre buatkan sofa yang bagus. Niru bank-lah. Ada gambar tata ruang yang sama, di seluruh kelurahan dan kecamatan sehingga kelihatan bahwa kita sedang berubah sistem pelayanan. Kalau perlu yang di depan pakai pakaian khusus, jas dasi. Kalau perlu beli air conditioner. Orang nunggu 1 jam juga enak. Ini yang harus kita ubah.
Pada hari ini saya ingin menyampaikan ini saja. Saya kira semuanya sudah paham apa yang diinginkan. Jadi jangan kira saya datang ke kelurahan, kecamatan, walikota, hanya hari itu saja. Tidak. Setiap hari saya akan datang ke tempat pelayanan. Baik puskesmas, kelurahan, kecamatan, dan jangan kaget saya bisa datang pagi. Datang sore juga. Jam berapa habis kerja? (Ada yang menjawab jam empat!-red). Jam empat di sana pas akhir.
Saya datang juga tidak mau marah-marah. Hanya dolan saja, main saja. Paling kalau ada yang tidak beres, saya catat. Tapi yang kemarin saya tidak catat. Nggak akan saya tulis apa-apa. Ke depan, mesti saya bawa catatan. Itu rapor. Rapor itu perlu.
Saya dolan ke Pak Lurah, Bu Lurah, senang nggak? (Hadirin menjawab: Senaaang-red)
Saya dolan aja kok.
Bagaimana menurut anda?

Wiyogo Atmodarminto Wafat

Wiyogo Atmodarminto Wafat
Wiyogo Atmodarminto Wafat di RS MMC, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. 

Letjen TNI (Purn) Wiyogo Atmodarminto, lahir di Yogyakarta, adalah Gubernur Jakarta periode 1987-1992. Semasa memimpin DKI, Bang Wi rutin berkunjung ke berbagai tempat di Jakarta. Dia dikenal sebagai pemimpin yang terbuka dan disiplin. Di awal kepemimpinannya, dia memutuskan untuk menerapkan konsep BMW: Bersih, Manusiawi, berWibawa di Jakarta.

Wiyogo pernah menjadi Duta besar RI untuk Jepang. Dia juga pernah menjabat Panglima Kowilhan II (1981-1983) dan Panglima Kostrad antara 19 Januari 1978 hingga 1 Maret 1980. Dia merupakan salah satu pelaku sejarah pada peristiwa Serangan Umum 1 Maret di Yogyakarta.

Rencananya, Wiyogo akan dimakamkan di Tamam Makam Pahlawan Kalibata. 

Riwayat Biografi Fauzi Bowo (Foke)

Nama Lengkap: Dr.-Ing. H. Fauzi Bowo
Nama Populer: Fauzi Bowo (Foke)
Agama: Islam
Tanggal Lahir: 10 April 1948
Tempat Lahir: Jakarta Indonesia

Riwayat Keluarga

Fauzi Bowo (Foke) berdarah Jawa-Betawi
Kakek: KH Abdul Manaf
Nama Ayah: Djohari Bowo (asal Yogyakarta)
Nama Ibu: Nuraini binti Abdul Manaf (asal Jakarta)

Fauzi Bowo (Foke) menikah dengan Hj. Sri Hartati pada tanggal 10 April 1974. Hj. Sri Hartati adalah putri dari Sudjono Humardani, kelahiran Semarang, 29 Agustus 1953.

Istri: Hj. Sri Hartati (lahir Semarang, 29 Agustus 1953)
Anak:
  1. Humar Ambiya (Tanggal lahir: 20 Juli 1976
  2. Esti Amanda (Tanggal lahir: 5 April 1979)
  3. Dyah Namira (Tanggal lahir: 1 Februari 1983).

Riwayat Pendidikan
  • SD St. Bellarminus
  • SMP Kolese Kanisius
  • SMA Kolese Kanisius
  • Universitas Indonesia, Fakultas Teknik Jurusan Teknik Arsitektur
  • Technische Universität Braunschweig Jerman, studi Arsitektur bidang Perencanaan Kota dan Wilayah, tamat 1976 sebagai Diplom-Ingenieur.
  • Technische Universität Kaiserslautern, Program Doktor-Ingenieur, bidang perencanaan diselesaikannya pada tahun 2000.

Fauzi Bowo mengawali karirnya sebagai dosen pengajar di Universitas Indonesia tepatnya di Fakultas Teknik. Selain itu Beliau juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Protokol dan Hubungan Internasional dan Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Kemudian, Beliau menjadi wakil Gubernur Jakarta mendampingi Gubernur Sutiyoso.

Riwayat Pekerjaan
2007-2012 Gubernur DKI Jakarta
2002-2007 Wakil Gubernur DKI Jakarta
1998-2002 Sekretaris Wilayah Daerah (Sekwilda) DKI Jakarta
1993-1998 Kepala Dinas Pariwisata DKI
1986-1988 Pejabat Kabiro Kepala Daerah DKI
1982-1986 Pejabat sementara (Pjs) Kabiro Kepala Daerah DKI
1979-1982 Kepala Dinas Pariwisata DKI
1979-1982 Pelaksana tugas Kepala Biro Kepala Daerah DKI
1977 -1984 Menjadi staf pengajar di Universitas Indonesia
1976 Asisten Ahli Tech. Univ. Braunschweig

Dari berbagai sumber & Wikipedia - http://id.wikipedia.org/wiki/Fauzi_Bowo

Mario Teguh: Salam Super!

Salah satu motivator, konsultan bisnis dan kepribadian asal Indonesia adalah Mario Teguh yang terkenal dengan tagline-nya 'Salam Super!'. Mario Teguh (nama aslinya= Sis Maryono Teguh) lahir di Makassar pada tanggal 5 Maret 1956 adalah alumni IKIP Malang dengan gelar Sarjana Pendidikan. Agama Islam.

Sebelum mendirikan Bussiness Effectiveness Consultant, Exnal Corp, Mario Teguh sempat bekerja di Citibank. Jabatannya adalah CEO (Chief Executive Officer) dan Senior Consultan dalam perusahaan yang didirikannya. Selain itu Mario Teguh juga membentuk komunitas Mario Teguh Super Club (MTSC).
Mario Teguh dan Isteri
Mario Teguh sukses membawakan acara Business Art di O'Channel dan sekarang semakin dikenal luas Saat membawakan acara Mario Teguh Golden Ways di Metro TV. Saat ini Mario Teguh dikenal sebagai salah satu motivator termahal di Indonesia.

Pengalaman Karir Mario Teguh
  • BIMC as Head of Manager, Zamre Ab. Wahab
  • Citibank Indonesia (1983 – 1986) as Head of Sales
  • BSB Bank (1986 – 1989) as Manager Business Development
  • Aspac Bank (1990 – 1994) as Vice President Marketing & Organization Development
  • Exnal Corp Jakarta (1994 – present) as CEO, Senior Consultant, Spesialisasi : Business Effectiveness Consultant
Rekor Mario Teguh
  • Tahun 2003 mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia, MURI, sebagai penyelenggara seminar berhadiah mobil pertama di Indonesia.
  • Tahun 2010 meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia, MURI, sebagai Motivator dengan Facebook Fans terbesar di Indonesia.
  • Tahun 2010, terpilih menjadi salah satu dari 8 Tokoh Perubahan 2009 versi surat kabar Republika.
Latar Belakang Pendidikan Mario Teguh
  • Jurusan Arsitektur New Trier West High (setingkat SMA) di Chicago, Amerika Serikat, 1975.
  • Jurusan Linguistik dan Pendidikan Bahasa Inggris, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang (S-1).
  • Jurusan International Business, Sophia University, Tokyo, Jepang.
  • Jurusan Operations Systems, Indiana University, Amerika Serikat, 1983 (MBA).
Pasca postingan di akun twitter yang menuai pro-kontra, Mario Teguh memutuskan untuk menutup akun twitter motivasi cinta @MarioTeguhMTGW pada Minggu (21/2) siang. Pihak Mario Teguh menyatakan akun tersebut hanya ditutup sementara. Mario Teguh juga telah meminta maaf. Para pendukung Mario Teguh pun mengalihkan dukungannya ke akun Facebook motivator tersebut.

Profil biografi Mario Teguh ini saya kutipkan dari berbagai sumber